questioning picture/weird picture

for me it’s weird knowing iker so closed with cr9…. do you????

SPAIN SOCCER REAL MADRID

REALITY SHOW: CELEBRITY CULTURE VS HARGA DIRI

Reality show memang sudah bukan fenomena baru lagi akhir2 ini bahkan bisa dibilang 3 tahun terakhir ini layar kaca kita dibanjiri dengan berbagai macam reality show yang cukup membuatku bosan dan jenuh. Tapi bukan kebosanan ataupun kejenuhanku terhadap reality show yang akan kubahas pada postinganku ini. sesuai denga judul blog post ku yang satu ini, aku otomatis akan memfokuskan membahas masalah “persaingan” antara celebrity culture dengan harga diri yang terdapat didalam tubuh reality show itu sendiri.

Bukan fenomena baru juga kalau sekarang ini banyak orang yang terjebak dalam fenomena celebrity culture. By the way,Celebrity culture here means the phenomenon where everybody has great will and chance to be popular/fame, just like celebrity. Ini artinya sekarang ini banyak orang yang ingin menjadi seperti celebrity alias menjadi terkenal melalui acara2 yang memang digunakan sebagai ajang pamer diri dan biasa disebut reality show. Namun, kadang aku tidak mengerti kenap banyak orang yang berpikiran begitu pendek kalau dengan modal bisa nongol atau nampang di TV akan menjadi seorang celebrity yang sesungguhnya alias langsung terkenal dan tentunya dapat menghasilkan pundi2 uang. Dari situlah kemudian aku merasa kalau didalam realityshow sebuah pertentangan antara kegilaan akan celebrity culture dan pertahanan terhadap harga diri. Jelasnya adalah begini, banyak orang yang tergila-gila akan fenomena celebrity culture dan menjadi pengikutnya karena kepercayaan kalau menjadi popular lewat ajang pencarian bakat atau pengumbar rasa kasihan bisa membuat mereka kaya dalam waktu singkat seperti layaknya kebanyakan selebritas negeri ini tapi disisi mereka seolah tak peduli lagi dengan yang namanya harga diri. Mereka rela melepas dan bahkan membunuh penghargaan atas diri mereka hanya karena masalah popularitas dan kecukupan financial.

Coba lihat bagaimana banyak dari saudara2 kita yang terjebak dalam ajang pencarian bakat secara instan yang pada akhirnya instan juga kan popularitas mereka. Padahal banyak dari mereka yang sudah mengorbankan harga diri mereka dengan mengemis sms dengan berbagai cara tentunya. Belum lagi banyak yang terjebak pada ajang pencarian jodoh yang lagi-lagi karena tenggelam dalam rayuan celebrity culture akhirnya mereka melupakan bagaimana cara menghargai diri sendiri dengan mengemis jodoh plus menelanjangi diri sendiri secara utuh dan jelas tentunya. Bagaimana tidak dengan berbalut kesopanan yang palsu mereka sebenarnya ditelanjangi tubuh, keistimewaan dan aib mereka secara terang-terangan tapi karena dimabuk asmara akan menjadi populer dengan nampang di TV, akhirnya mereka mengesampingkan harga diri mereka. Betul2 ironis, memprihatinkan dan menyesakkan.

Tapi apapun itu, semuanya kembali pada yang menjalaninya. Toh, setiap hal punya pertanggungjawabannya.

KEMBALI KE JALUR AWAL

Setelah kemarin mengalami masalah dengan para mafia eropa yang juga mantan bosku, akhirnya beberapa hari ini hubungan kami sudah membaik walaupun kadang masih ada sedikit kecanggungan antara aku dan beberapa diantara dan masih ada juga yang belum bisa memperbaiki hubungan secara baik denganku. Tapi setidaknya, sekarang segala sesuatunya sudah kembali ke jalur awal alias mulai bergila ria lagi dengan mereka dengan saling share gosip yang sebenarnya gak penting2 amat buat dibahas. Rasanya seneng banget bisa baik denga mereka walaupun jujur aku masih sedikit ragu dan waspada penuh dengan mereka. Jadi ya, aku Cuma gak mau ditipu lagi untuk kedua kalinya oleh mereka apalagi kan aku juga gak pernah tahu apa yang ada dipikiran mereka sebenarnya. Jadi ya aku Cuma berusaha sebaik mungkin untuk menjalin hubungan dengan mkereka namun juga berhati2 dengan mereka dilain pihak.
Sayang seribu sayang, orang yang kuharapkan untuk segera membuka jalur perdamaian denganku malah tak kunjung melakukan itu. Padahal aku sudah lakukan segala cara sesuai ka[pasitasku tapi semuanya itu belum ada hasilnya alias NOL BESAR. Aku tidak tahu lagi harus bagaimana lagi membuat dia segera menghubungiku dan memmbereskan masalah kita berdua. Tapi sudahlah mungkin ini nasibku jadi orang kecil yang bukan siapa-siapa, bisanya Cuma menunggu dan berdoa moga dioa cepat sadar.

BLOODY SUNDAY MEETING

I won’t forget that meeting with him, the one who has ever been special person in my life. Actually, i am not loving him anymore but don’t know why my heart is still hurt when seeing his eyes again. I can feel the samae hurt again like the first time when i knew his kiss, his hugs, and smile are not mine anymore. And yeah, once again, he is succesfull in breaking mu heart after such a long time forgetting him and erasing him from my life.
I just can’t stop thinking why he should come here and see me again after what he did to me years ago. But i also ask my self why i can’t even a mocking word to him, though i always wanna mock him as long as possible. I just hold his hand like an old buddy holding hand in hand. And absolutely saying congratulatin words for him and of course the best smile of me. i really wanna run from that situation at that time but don’t know why i have such huge push to face himagain without any fear to be hurt again.
Fortunately, taht meeting were only about 30 minutes since he only wanna know whether i wanna come to his wedding or not. And what stupid answer from me since i say yes without any mmmmm words and doubt. And don’t know why after thinking my decision again, my heart is so hurt but i don’t have any will to change my decision. I really don’t understand what happened with me actually but i still keep my hope that after the wedding, i can really let him go forever without any tears and hurt again.

SHIT HAPPENNED: A NOVEL BY CHRISTIAN SIMAMORA AND WINDY ARIESTANTY

Awalnya aku agak males baca buku karangan dua orang ini karena jujur aku agak underestimate pengarang2 Indonesia gara2 selalu mengecewakanku dibagian ending dan terkadang cara ceritanya juga lebay. Tapi kemudian karena entah dorongan apa dan darimana kemarin akupun menyelesaikan buku itu.
Dinovel ini ada 3 tokoh yang menjadi center alur ceritanya, mereka itu adalah Lula, Langit, dan Sebastian. Aku Cuma bakalan kasih potongan ceritanya sesuai yang ada disampul belakang buku ini yang bacanya kayak komik jepang gitu dan kesanku terhadap tokoh dicerita ini satu persatu.

Lula: I heve a good job. I’m pretty, and, believe me, I am not airhead Paris-Hilton_like-girl. I am all what men need. Tapi kenapa nggak ada cincin dijari manisku

Dariku: dari secuplik kata2 diatas, jangan salah tafsir kalau Lula pengen ngebet nikah. Dia Cuma heran kenapa dia bias kalah saing ma orang yang menurut dia jauh dibawah dia. Dan parahnya cewek itu bias bersanding dengan orang yang slama ini dia inginkan. Dari Lula aku belajar kalau memang kesempurnaan itu nggak akan pernah bias diraih karena pasti ada celah yang bikin hal itu cacat, walau sekecil apa pu celahnya. Karakter Lula juga menguatkan pemikiranku kalau melingkarnya cincin di jari manis artinya sudah siap berkomitmen untuk saling menghargai dan percaya. Sayangnya, Lula belum punya itu.

Langit: we were perfect couple, ‘till, I found out about his affair. Then he left me. He chose his latest partner, not me. This is my big question mark, WHY?

Dariku: kalau karakter agak complicated kayak aku. Terkadang dia mendeny kalau sebenarnya dia ingin dialah orang yang dipilih oleh si him tapi disisi lain dia tak bias membiarkan orang hidup dalam kebohongan dan kepalsuan juga keterpaksaan. Parahnya, kisah langit hamper sama dengan kisahku dengan seseorang yang pernah jadi seseorang yang istimewa buatku. Apalagi mereka punya nama yang sama. Kamipun mengambil keputusan yang sama yaitu melepaskan mereka untuk mencari kehidupan mereka sendiri walau awalnya aku sama dengan langit tidak terima dengan kepuitusannya.

Sebastian: mangoli (nikah)… Cuma itu yang ada dipikiran mama akhir2 ini. Katanya menikah itu sumber kebahagiaan. Talk to yourself mom. Your marriage isn’t a picture of a happy life. Kenapa sih terus2an maksa aku nyari calon perumaen (menantu) dan menikah secepatnya?

Dariku: Sebastian merupakan karakter yang keras yang ingin hidup sesuai dengan keinginanannya. Dia tidak percaya dengan semua konsep pernikahan yang dipercaya banyak orang sebagai gerbang kebahagiaan sejati. Dari karakter dan “kehidupan” Sebastian aku belajar bahwa memutuskan sesuatu itu harus2 bener2 mateng dan mempertimbangkan segala sesuatu. Yang aku tidak suka dari karaketer Sebastian adalah dia memilih kehilangan mamanya disbanding kehilangan sesorang yang baru saja dia kenal dan dia cintai padahal belum ada jaminan kalau orang tersebut juga punya keinginan dan perasaan yang tulus seperti mamanya apalagi mengingat pergaulan dan pilihan hidup orang tersebuit. Dan yah akhirnya Sebastian harus menanggung resiko yang besar seumur hidupnya (at least sampai halaman terakhir buku ini).

OVER ALL: aku belajar kalau dimurku yang sekarang aku masih harus belajar dan menggali banyak hal agar hidupku tidak salah jalan seperti Sebastian, BECAUSE LIFE IS NEVER BEING PERFECT, WE JUST CAN DO OUR BEST, RIGHT????

I JUST CAN’T

Kata2 yang kemarin aku ucapin waktu seorang sahabat bertanya kenapa aku melepaskan dia padahal aku bisa bergerak duluan dengan segala keyakinan yang kupunya dan mungkin akan membuat segalanya seperti apa yang kuimpikan dan kuinginkan selama ini, sebuah ending yang indah yang selama ini selalu Cuma jadi angan saja bagiku. Tapi entah kenapa Cuma kata2 “I just can’t do that.” Tak ada alasan jelas yang bisa kubagi padanya. Aku Cuma gak bisa membuat dia tersiksa karena aku memaksanya bersamaku, aku gak bisa liat dia tertekan dengan segala rasa sayangku yang bisa dikatakan sangat besar untuknya. I just can’t do that to him. Mungkin silly ya, tapi bagiku lebih baik aku menderita sendirian daripada aku harus melihat orang lain apalagi orang yang kusayang menderita. Setidaknya aku gak ada rasa bersalah seumur hidup pada orang lain daripada aku harus menyesal seumur hidup karena membuat dia menderita dan terbebani.

Itu pula yang membuatku melepaskan seseorang yang sebenarnya bisa kumiliki secara utuh kalau aku mau. Bedanya aku harus melepaskan dia demi orang yang sebenarnya secara Jenis kelamin tak pantas bersanding dengannya. Sakit juga waktu nerima undangan darinya kalau dia mau nikah ma orang itu 3 hari yang lalu tapi kebodohanku juga membiarkan dia memilih orang tersebut bukannya berusaha membuatnya kembali ke jalan yang seharusnya. Jawabanku pun sama, I just can’t do that to him. Aku gak bisa ngebiarin dia hidup dalam kebohongan demi disebut normal dengan orang lain. Aku gak bisa ngliat dia menyesal seumur hidup karena hidup dalam kepalsuan demi mendapat label normal dan gak dianggap berpenyakit. Sekali lagi aku mending melihat dia bersama orang yang gak seharusnya dan aku menderita untuk sementara daripada aku harus melihat dia menderita karena aku.

Mungkin karena itulah tiga sahabatku bilang aku egois pada diriku sendiri, aku selalu membuat keputusan yang mempertimbangkan orang lain lebih banyak dan berat daripada perasaan ku sendiri. Aku seolah tak bisa menghargai diriku sendiri dan sekali saja membahagiakan diriku sendiri tanpa mempertimbangkan orang lain…. Sekali saja (itu yang mereka katakan)

SEPARAH ITUKAH AKU????

KERAGUANKU ATAS DIRIKU SENDIRI

Udah lama banget aku denger kabar dari seorang teman yang bias dibilang cukup terkenal dikalangannya, dan cukup kaget juga waktu dia telpon secara tiba2 dan langsung curhat. Bukannya apa2 tapi heran aja, setelah sekitar setahunan kita bener2 lost contact dia malah tiba2 telpon aku yang notabenenya gak terlalu deket ma dia, apalagi langsung curhat. Ini juga yang kadang membuatku bingung dan bertanya sebegitu berharganya diriku dimata mereka atau aku Cuma orang terkahir buat mereka yang bias setiap saat mereka hubungin dan menampung semua keluh kesah mereka. Aku terkadang berpikir apa aku bener aku ini berharga dan dicintai banyak orang karena memang aku orang yang menyenangkan atau karena aku Cuma tempat sampah terbaik buat mereka. Jujur, aku gak nyalahin orang lain kalau soal ini, aku Cuma ragu ma diriku sendiri yang semakin ku mengenalnya semakin aku merasa bukan apa2 dan siapa2.

Aku takut kalau saat aku berubah jadi super sibuk dan gak ada waktu buat orang lain lagi, aku akan ditinggalkan oleh orang2 yang saat ini dekat denganku. Aku takut kalau aku mereka dekati Cuma karena mereka butuh aku, bukan karena memang tulus mau bertemen ma aku. Dan semua itu bermaura pada keraguan akan harga atas diriku sendiri. Aku tahu dan yakin tuhan mkenciptakan segala sesuatu didunia ini pasti ada manfaatnya tinggal bagaimana kita mencari tahu manfaatnya tersebut. Nah sekrang aku belum tahu seberapa manfaat diriku untuk orang lain karena sebagai anak saja aku belum bias melakukan apapaun yang bias membuat orang tuaku bangga. Mendapat pekerjaaan aja aku belum, makan dan kebutuhan sehari2 masih minta orang tua belum lagi banyak hal yang membuatku masih gagal sebagai anak.

Mungkin bener kata salah seorang temen kalau aku Cuma berada dilowest poin aja saat ini gak usah terlalu dibikin rumit toh nantinya aku akan menemukan jawaban atas keraguanku kalau waktunya dah tiba dan tepat aja. Tapi sekarang samapi kapan keraguan ini menghantui detik2 kehidupan ku????? Sebuah keraguan memang sangat menyiksa ya… aplagi keraguan pada diri sendiri bikin kepala tambah pecah aja.

LIGA CHAMPION: seperti yang kuduga, kecuali Real Madrid

sebenarnya, aku males sih bahas bola tapi karena dah gak tahan pengen share ya udahlah sekalian…. seperti yang dah kuduga sebelumnya, hasil liga champion kali ini bakal bikin sengsara sebagian tim-tim besar yang nota benenya langganan liga champion bahkan ada yang langganan juara. dan seperti yang sudah kuduga pula, sekali lagi tim-tim inggris mengalami kesialan yang lebih dibandingkan tim-tim dari daratan eropa lainnya. untungnya MU masih menunjukkan performa yang bagus, nah kalao chelsea sih gak heran…. dan udah bisa ditebak oleh dari kapan tahun kali…. terserah orang mo ngapain aku tapi aku hanya ngomong berdasarkan apa yang ada diotakku. semua oarng juga dah tahu kalau dunia sepakbola itu seperti apa cuma mereka2 gak berani dan mau mengakui aja kali.

back to liga champion ya…. aku sih lumayan sedih dengan hasil yang diterima Liverpool kemarin karena kemungkinan akan sangat sulit buat lolos ke babak selanjutnya kalau mereka sekali lagi kalah atau seri dipertandingan berikutnya, tapi entah kenapa aku gak begitu syok karena emang dari awal aku dah punya pemikiran kalau hasilnya akan begini apalagi diliga domestik mereka terseok-seok gak karuan dan banyak ditekan sana-sini… pokoknya melas banget deh mereka.

nah sekarang yang aku kaget malah kekalahan Madrid atas Milan yang notabenenya tim pesakitan dari italia. aku gak nyangka permainan mereka bisa bagus banget dan malah bikin malu para ikon madrid yang katanya pengen ngejar target mereka masing-masing. aku heran kok bisa-bisanya mereka kalah padahal mereka dah sebegitu beruntungnya dilapangan. lebih bodoh lagi ya kipernya madrid yang kaykanya kok makin lama makin meragukan gitu ya….

tapi setidaknya ini membuktikan kalau segala sesutaunya bisa terjadi tergantung bagaimana kita berikhtiar dan berdoa.

HANYA BISA MENUNGGU

Setelah kemarin terjadi banyak hal ganjil antara aku dan dia dan sempet memaki dia pula di postinganku yang berjudul durjana berbulu banyak, kini aku dan dia malah makin akrab yah walaupun kita Cuma bisa komunikasi lewat facebook aja sih, abis masih trauma buat terima telpon dari luar negeri kan takut disadap (kayak orang penting ya gayaku ini). Dan lebih dari itu, aku malah menyimpan perasaan yang lebih dari kata pertemanan yang sebenarnya kucoba kutolak pada awal2 perasaan ini mulai tumbuh. Namun kini, aku sudah beranai untuk mengahadapi segala sesuatunya termasuk pasrah untuk menunggunya menganggapku penting walaupun aku tahu pasti butuh waktu untuk menanti tumbuhnya perasaan ini dihatinya.
Percaya atau gak, ini pertama kalinya aku menunggu seseorang dan pertama kalinya, dia lah pemegang kuncinya walaupun aku percaya suatu saat ini aku yang akan mengambil alih semua kontrol atas dia (tapi entah kapan itu akan terjadi). Walaupun orang bilang aku bukan tipe penyabar apalagi harus menunggu tanpa kepastian waktu, tapi entah kenapa aku punya kesabaran yang lebih dan mungkin sangatlah besar untuk menunggunya mengatakan i love you padaku. Anehnya aku juga punya perasaan yang kuat plus agak ngarep juga sih kalau tak lama lagi dia akan nembak aku dan mengajakku serius untuk menjalani hubungan dengannya.
Apapun itu, aku hanya bisa menunggunya saja dan aku harap saat tiba saatnya nanti aku ingin menjaga apa yang sudah kita mulai nanti.

BACK TO MY REAL LIFE

Finally, after such a long time (little bit lebay sih) i am totally back to my real life with ordinary activities which are fun actually. Just like any other ordinary girl, my days are running like usual, nothing special actually in my life lately but i still thank to God because i still have many people who love me much. I can’t explain in words how happy i am lately after having a real life without any lies again. I can do what i wanna do without being afraid of doing something wrong to “mafia.” The best thing is that i can be with my friend again like before knowing those mafia. Just good to be back “here” now. I feel so fresh now. I can laugh again. Oh, what beautiful days lately for me!!!!!
It doesn’t matter for do not have something big to be shown to others, the most important thing for me is that i can be me again without any control from others, especially from the cruel mafia like them. And i do hope i can be like now forever. That’s what in my head now. Not cool, so ordinary but such a relief for me.